Minggu, 18 Desember 2011

AC Milan Tertarik dengan kemampuan Andik

Skill sepakbola seorang Andik Vermansyah tak hanya membuat pecinta Persebaya dan pendukung Tim Nasional (Timnas) Indonesia kagum. Tapi beberapa klub besar Benua Eropa pun mengakuinya. Belakangan diketahui, bukan hanya Benfica saja yang tertarik dengan Andik, tapi AC Milan juga meminatinya.

Kabar ketertarikan Milan disampaikan oleh CEO Persebaya, Llano Mahardika. Menurut Llano, Benfica memang menjadi klub paling getol mendekati Andik. Tapi Benfica tidak sendirian, mereka bersaing dengan beberapa klub jerman serta rival sekota, Sporting Lisbon. Selain dua klub besar itu, Milan juga berminat mengajak Andik berlatih bersama di San Siro.

"Dulu itu ada ketertarikan dari Benfica, klub Jerman, serta dari via Divaldo Alves juga ada pendekatan dari Sporting Lisbon, serta ajakan latihan oleh AC Milan," ungkap Llano .

Tapi saat itu Andik nampaknya belum siap. Selain alasan nilai kontrak yang tak cocok, masalah adaptasi cuaca dan bahasa, plus rasat berat seorang Andik meninggalkan keluarga menjadi pengganjal kepindahan Andik ke Eropa.

Kini sang pemain tengah siap, baik skill maupun mental. Meski memiliki tubuh mungil, namun kecepatan dan skill Andik justru membuatnya menjadi istimewa. Kemampuannya ini pun mendapat pujian dari mahabintang sepakbola, David Beckham dan pelatih LA Galaxy, Bruce Arena.

Llano pun menyebut, saat ini pihaknya mencoba menjalin hubungan kembali dengan beberapa klub Eropa, sekaligus memberitahukan bahwa sang pemain sudah siap untuk hijrah ke Benua Biru. "Kita juga mengundang scout dari klub yang bersangkutan untuk monitor Andik di kompetisi kita," tutur Llano.

Pria berbadan subur ini menceritakan, sebenarnya tim pemandu bakat dari Lisbon dan Milan sudah siap datang pada bulan November 2011 ini. Tapi kedatangan mereka tertunda karena kompetisi di Indonesia tengah rehat seiring pelaksanaan even dua tahunan, SEA Games.

"Saat ini pemain usia muda dari Indonesia lagi suka dibahas oleh agen-agen Eropa. Untuk saat ini yang saya dengar baru dia (Andik.red). Setau saya, beberapa agen Eropa juga sempat tanya Divaldo tentang Andik," ungkap pria yang memiliki jaringan kuat di dunia sepakbola mancanegara ini.

Kini Persebaya tinggal menunggu kedatangan pemandu bakat dari tim-tim besar Eropa macam Lisbon dan Rossineri. Andik pun memiliki kans sangat besar untuk mengikuti jejak pemain sesama Arek Suroboyo yang lebih dulu merumput di klub sekota Barcelona, Espanyol, yakni Arthur Irawan.

Persebaya akan pinjamkan Andik ke FC Porto

Persebaya 1927 mengaku siap melepas pemainnya, Andik Vermansyah, untuk bermain di luar negeri. Namun, klub hanya ingin melepasnya sebagai pemain pinjaman karena penyerang bertubuh mungil itu masih terikat kontrak hingga 2013.

Hal itu diungkapkan Mantan CEO Persebaya 1927, Saleh Mukadar, kepada wartawan saat menghadiri pembukaan Divisi I di Stadion Tambun Bekasi, Jumat (16/12/2011). Saleh mengungkapkan, Andik diincar oleh tiga klub luar negeri yakni Novara, FC Porto, dan Benfica.

"Yang serius FC Porto dan Benfica. Pelatih kita inginnya dia main di Portugal karena dia berasal dari sana," katanya.

Selain karena alasan masih terikat kontrak, lanjutnya, Persebaya hanya siap melepas Andik sebagai pemain pinjaman karena masih memiliki tanggungjawab terhadap pemain berusia 20 tahun itu.

"Persebaya inginnya loan. Kalau Andik ke Novara pasti beli putus. Mungkin kami akan pinjamkan ke FC Porto. Kami siap membayar kontraknya tetapi gaji Andik mereka yang bayar," lanjutnya.

Namun sebelum melepasnya, Saleh mengatakan Persebaya akan berusaha mencarikan agen bagi Andik. Agen itu nantinya bertugas menjaga Andik selama dipinjamkan ke luar negeri.

"Kita ingin mendapatkan agen untuk menjaga Andik di sana. Masih sempat-lah karena bursa transfernya buka Januari," tandasnya.

Manchester United (2) win againts QPR (0)


AFP
Penyerang Manchester United, Wayne Rooney (kedua dari kiri), merayakan golnya ke gawang Quuens Park Rangers, pada laga Premier League, di Loftus Road, Minggu (18/12/2011).
LONDON,  - Manchester United (MU) meraih kemenangan 2-0 atas Queens Park Rangers (QPR), pada laga Premier League, di Loftus Road, Minggu (18/12/2011). MU kini mengoleksi 39 poin dan dengan begitu naik ke puncak klasemen, menggeser Manchester City, yang mengoleksi 38 poin.

Gol pertama MU diciptakan oleh Wayne Rooney, saat pertandingan baru berjalan 52 detik. Dari tengah kotak penalti, ia menanduk bola kiriman Antonio Valencia masuk sudut kanan bawah gawang Radek Cerny.

Keunggulan MU diperbesar Michael Carrick pada menit ke-56. Dari tengah lapangan, Carrick menggiring bola melewati sejumlah pemain lawan, sebelum menembakkan bola masuk tengah gawang tuan rumah.

Setelah gol Rooney, pertandingan berlangsung cukup alot. Kedua kubu sama-sama bermain terbuka, tetap kesulitan menuntaskan serangan dengan eksekusi.

Selepas menit ke-25, MU tampak bisa mengatasi pertahanan tuan rumah dan menciptakan sejumlah peluang. Pada menit ke-27, misalnya, Jonny Evans menyundul bola, tetapi membentur mistar.

Dua menit setelahnya, Evans melihat tembakannya yang memanfaatkan umpan Rooney dijinakkan Cerny.

Pada menit ke-31, giliran Rooney yang melihat tembakannya dimentahkan Cerny. Bola muntah berhasil dijangkau Valencia dan ditembakkan, tetapi masih bisa diantisipasi Cerny.

Peluang terbaik QPR diciptakan Heidar Helguson pada menit ke-33. Namun, David De Gea masih mampu menyelamatkan gawangnya.

Setelahnya, MU mampu mempertahankan tekanan. Namun, QPR memperbaiki koordinasi pertahanan, sehingga meski tidak kebobolan, MU gagal memperbesar keunggulan sampai peluit turun minum berbunyi.

Lima menit setelah gol Carrick, MU mendapat dua peluang emas dari Danny Welbeck (62) dan Evans (64). Sementara tembakan Welbeck dijinakkan Cerny, eksekusi Jones membentur tiang gawang.

Dua peluang MU berikutnya juga gagal membuahkan gol, karena Cerny dan tiang gawang. Semenit bola hasil tembakan Phil Jones membentur tiang pada menit ke-69, Nani melihat bola hasil tendangannya kandas di tangan Cerny.

Di tengah tekanan MU, QPR menyelipkan sebuah serangan yang berujung umpan dari Adel Taarabt pada menit ke-74. DJ Campbell yang berada di depan mulut gawang berhasil menjangkau dan menembakkan bola. Namun, bola melesat ke atas mistar gawang.

Susunan pemain
QPR:
Radek Cerny; Matthew Connolly, Daniel Gabbidon, Armand Traore, Luke Young; Alejandro Damian Faurlin, Joey Barton, Shaun-Wright Phillips (Adel Taarabt 65), Jamie Mackie; Heidar Helguson (DJ Campbell 66), Jay Bothroyd (Clint Hill 75)

Man United: David De Gea; Rio Ferdinand, Jonny Evans, Patrice Evra, Chris Smalling; Michael Carrick, Phil Jones, Nani (Ashley Young 88), Antonio Valencia; Wayne Rooney (Ryan Giggs 78), Danny Welbeck (Javier Hernández 63)

Wasit: Howard Webb

Sempurna (Thai Ver.)

คุณกำลังที่สมบูรณ์แบบเพื่อ
ในสายตาของฉันที่คุณกำลังสวยมาก
ที่คุณทำให้ฉันมักจะสรรเสริญคุณ

ในแต่ละขั้นตอน
อย่าคิดเสมอว่าของคุณ
ฉันไม่สามารถนึกชีวิตของฉันโดยไม่ต้องความรักของคุณ

คุณไม่ปล่อยฉัน
จะไม่สามารถที่จะเผชิญกับทุก
เท่านั้นที่มีคุณฉันจะได้รับ

[Reff :]
คุณอยู่ที่เลือดของฉัน
คุณอยู่ที่หัวใจของฉัน
คุณอยู่ที่ชีวิตของฉัน
ที่สมบูรณ์แบบฉัน
โอ้คุณดังนั้น
ที่สมบูรณ์แบบ ... ที่สมบูรณ์แบบ ...

คุณมือถือของฉัน
เมื่อผมอ่อนแอและลดลง
คุณกระซิบคำและลบ sesalku ทั้งหมด

คุณไม่ปล่อยฉัน
จะไม่สามารถที่จะเผชิญกับทุก
เท่านั้นที่มีคุณฉันจะได้รับ

[กลับไปที่ Reff]


______________________________
Khuṇ kảlạng thī̀ s̄mbūrṇ̒ bæb pheụ̄̀x
Nı s̄āytā k̄hxng c̄hạn thī̀ khuṇ kảlạng s̄wy māk
Thī̀ khuṇ thảh̄ı̂ c̄hạn mạk ca s̄rrs̄eriỵ khuṇ

Nı tæ̀la k̄hận txn
Xỳā khid s̄emx ẁā k̄hxng khuṇ
C̄hạn mị̀ s̄āmārt̄h nụk chīwit k̄hxng c̄hạn doy mị̀ t̂xng khwām rạk k̄hxng khuṇ

Khuṇ mị̀ pl̀xy c̄hạn
Ca mị̀ s̄āmārt̄h thī̀ ca p̄hechiỵ kạb thuk
Thèānận thī̀ mī khuṇ c̄hạn ca dị̂ rạb

[Reff:]
Khuṇ xyū̀ thī̀ leụ̄xd k̄hxng c̄hạn
Khuṇ xyū̀ thī̀ h̄ạwcı k̄hxng c̄hạn
Khuṇ xyū̀ thī̀ chīwit k̄hxng c̄hạn
Thī̀ s̄mbūrṇ̒ bæb c̄hạn
Xô khuṇ dạngnận
Thī̀ s̄mbūrṇ̒ bæb... Thī̀ s̄mbūrṇ̒ bæb...

Khuṇ mụ̄x t̄hụ̄x k̄hxng c̄hạn
Meụ̄̀x p̄hm x̀xnxæ læa ld lng
Khuṇ krasib khả læa lb sesalku thậngh̄md

Khuṇ mị̀ pl̀xy c̄hạn
Ca mị̀ s̄āmārt̄h thī̀ ca p̄hechiỵ kạb thuk
Thèānận thī̀ mī khuṇ c̄hạn ca dị̂ rạb

[Klạb pị thī̀ Reff]

Kamis, 15 Desember 2011

PSPS 2 VS Persiram 1 (15 des 2011)

Dewa laut Persiram Raja Ampat gagal memetik poin setelah dibekuk oleh PSPS Pekanbaru di stadion Lebak Bulus, Jakarta, sore hari ini (15/12). Persiram yang bertindak sebagai tuan rumah sempat unggul melalui gol Jean Paul Casimir Boumsong, namun gol dari April Hadi dan Herman Dzumafo Epandi membuat membuat PSPS berhasil pulang dengan tiga angka.

Persiram Raja Ampat bertindak sebagai tuan rumah di pertandingan menghadapi PSPS Pekanbaru yang digelar di stadion Lebak Bulus, Jakarta, sore hari ini (15/12), dalam laga lanjutan kompetisi Superliga Indonesia.

Kedua tim terlihat sama-sama memperagakan permainan menyerang sejak menit pertama. Namun, tuan rumah Persiram berhasil mencetak gol terlebih dahulu melalui tandukan Jean Paul Casimir Boumsong pada menit ke-25 memanfaatkan tendangan bebas Tomoyuki Sakai.

Bahkan tiga menit kemudian, Persiram hampir menggandakan keunggulan apabila tandukan Kubay Kudian memanfaatkan tendangan penjuru Oktovianus Maniani tidak membentur mistar gawang.

PSPS akhirnya berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-34 melalui gol yang dicetak April Hadi. April Hadi berhasil lolos dari jebakan offside saat menerima umpan terobosan dari Ambrizal, dan dengan tenang dia dapat menaklukkan Ari Kurniawan.

Pada babak kedua, tim tamu PSPS terlihat lebih agresif dalam memberikan tekanan. Sementara, Persiram terlihat lebih banyak menumpuk pemain di pertahanan dengan mengandalkan Boumsong seorang di lini depan.

Pada menit ke-65, PSPS memiliki peluang untuk membalikkan kedudukan melalui tendangan bebas Herman Dzumafo. Sayang tembakannya masih menyamping tipis di sisi kiri gawang Persiram.

PSPS akhirnya baru berhasil mengubah kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-82. Striker andalan PSPS, Dzumafo, berhasil mengkonversi umpan matang dari Isnaini menjadi gol dengan sontekannya ke gawang yang kosong.

Meskipun telah unggul, PSPS tetap mendominasi jalannya pertandingan di sisa waktu babak kedua. Bahkan Dzumafo sempat mengancam gawang Persiram, sayang tembakannya masih melayang tipis di atas gawang Ari Kurniawan.

Sementara itu di menit terakhir, Persiram hampir menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas, beruntung kiper PSPS Fauzal Mubaroq berhasil mengantisipasi tendangan tersebut. Dan hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan 2-1 tetap bertahan
 

Cyber Info © 2008. Design By: SkinCorner